Assessment

Pentingnya sistem pengembangan SDM berdasarkan pendekatan kompetensi(competency based) semakin hari semakin jelas.  Seperti halnya sistem seleksi dan promosi, program pelatihan akan lebih efektif apabila berfokus pada kompetensi yangcritical bagi keberhasilan pekerjaan.

Metode standar yang dipergunakan AIDA dalam proses seleksi karyawan baru maupun promosi adalah Fundamental Behavioral Based. Merupakan sinergi dari Pemeriksaan Psikologi (Fundamental Based) dan metode Pengukuran Berdasar Perilaku(Behavioral Based).

Secara khusus, Integrated Fundamental-Behavioral Assessment bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan tingkat penguasaan kompetensi karyawan. Lebih lanjut, hal ini akan menjadi starting point bagi upaya mengidentifikasi kebutuhan training dan development. Hal yang membedakan Fundamental-Behavioral Assessment dengan bentuk evaluasi lainnya adalah bahwa Fundamental-Behavioral Assessment dilakukan berdasarkan serangkaian kompetensi yang telah ditetapkan dan memiliki kaitan yang erat dengan sistem Human Resources lainnya.

Sedikitnya ada lima proses yang dapat memanfaatkan informasi hasil analisa kompetensi ini yaitu:

  1. Seleksi Rekrutmen  (recruitment & selection)
  2. Assessment untuk kepentingan promosi atau penempatan  (assessment)
  3. Evaluasi hasil kerja  (performance management)
  4. Analisa kebutuhan training dan pengembangannya  (training & development)
  5. Perencanaan karir (succession planning)