WORKSHOP MENGATASI PROBLEM IMPLEMENTASI STRATEGI

Ikuti Workshop ini untuk memahami bagaimana hasil penelitian disertasi Darmin Ahmad Pella membangun model implementasi strategi baru yang bersifat menyeluruh, menggabungkan aspek kualitas tahapan implementasi strategi, dan faktor pendukung implementasi strategi.   Jadikan pemahaman tersebut segera menjadi alat analisis untuk mendeteksi kelemahan dan problem implementasi strategi di organisasi Anda dan menjadi kerangka kerja transformasi  manajemen kinerja terintegrasi bagi organisasi Anda sekarang juga.

 

Peningkatan Kualitas Implementasi Strategi
Fasilitator:  Dr. Darmin Ahmad Pella S.Psi MM
Download Brosur Peningkatan Kualitas Implementasi Strategi.

_________________________________

Pelatihan Spesial Manajemen Kinerja yang menyelesaikan berbagai masalah penilaian kinerja di organisasi Anda.

Ikuti Workshop ini untuk memahami bagaimana melakukan tujuh langkah transformasi manajemen kinerja yang terbukti efektif baik untuk perusahaan, organisasi maupun pribadi.

Manajemen kinerja di setiap unit kerja dalam organisasi  sesungguhnya harus dikelola dengan baik agar sistem manajemen kinerja yang diterapkan benar-benar mampu untuk membantu organisasi mencapai misi, visi dan targetnya.  Untuk itu saya telah merancang suatu model  langkah-langkah transformasi manajemen kinerja yang telah digunakan oleh puluhan organisasi, ratusan posisi/jabatan, dan ribuan pegawai  di Indonesia.  Tujuh Langkah Transformasi Manajemen Kinerja tersebut membantu organisasi  membangun world class management system untuk memastikan continuous improvement berjalan di setiap pemegang jabatan, di setiap unit, di setiap level, setiap hari di sepanjang tahun.

Tujuh Langkah Transformasi Manajemen Kinerja
Fasilitator:  Dr. Darmin Ahmad Pella S.Psi MM

Download Brosur Tujuh Langkah Transformasi Manajemen Kinerja.

______________________________________________________________

.

Ikuti Workshop ini untuk memahami bagaimana menyatukan seluruh langkah, teknik, dan proses manajemen SDM untuk membangun program manajemen talenta yang terintegrasi, guna memastikan tersedianya aliran future leader di organisasi Anda.

 

Integrated and Practical Talent Management
Fasilitator:  Dr. Darmin Ahmad Pella S.Psi MM

Download Brosur Integrated and Practical Talent Management.

______________________________________________________________

|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


WORKLOAD ANALYSIS

WORKLOAD ANALYSIS

AIDA Consultant  berpengalaman membantu beberapa klien dalam pekerjaan Workload Analysis . Kami dapat menghitung beban kerja per jabatan dan divisi di perusahaan Bapak/Ibu untuk menilai satu (1) jabatan sesuai dengan pekerjaan yang diberikan untuk mencapai visi misi dan strategi perusahaan.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami AIDA Consultant :

Mohamad Soleh, S.Psi, MM, CNLP : 0821 2258 5148

Sukron Ma’mun : 0813 8210 3669

Rani Hairani : 0857 7022 1109


BEHAVIORAL BASED INTERVIEW

BEHAVIORAL BASED INTERVIEW

Mari bergabung bersama kami dalam Training kami pada :
🗓Rabu – Kamis, 27 – 28 Maret 2019
🕗08:30 – 17:00
🏢AIDA Learning Center, Menara Hijau suite 1105, Jl. MT Haryono Kav 33 Jakarta

Dipandu oleh Trainer bersertifikasi Internasional dan berpengalaman lebih dari 15 tahun sebagai Assessor/Interviewer, Project Manager, Lead Assessor untuk NGO Internasional, lembaga negara, kementerian dan pemerintah daerah.
Garis Besar Program
a. Memahami konsep kompetensi Interviewer yang baik
b. Wawancara perilaku dan wawancara konvensional
c. Menguasai keterampilan sebagai pewawancara :
– Membuka proses interview
– Keterampilan bertanya
– Memfollow up jawaban Interviwee
– Keterampilan mencatat jawaban interviwee
– Keterampilan menutup proses interview
– Memberikan nilai pada jawaban interviewee
Menggabungkan data
– Mengidentifikasi kandidat berkinerja tinggi dari proses interview
d. Memperkaya keterampilan wawancara dan menilai kompetensi karyawan
e. Praktek interview berbaasis perilaku
f. Teknik Mendeteksi Kebohongan dan Data Palsu.
💰INVESTASI : Rp. 3.450.000,-/Orang
Note : Jika mendaftarkan lebih dari 3 peserta akan diberikan disc. khusus.
Fasilitas
· Lunch
· Coffee Break
· Certificate
· Module
Silahkan Daftarkan diri anda : Registrasi Form Publik Training & Email ke lulu.syafaqoh@gmail.com / raniaida_18@yahoo.co.id atau
📞Hubungi
Lulu Syafaqoh (089644234904) (Tlp/WA)
Rani Hairani (085770221109) (Tlp/WA)
Kerjasama
AIDA Consultant dan Indonesia Strategy Talent Development (ISTD)

Pendaftaran : Form Registrasi Public Training AIDA Consultant BBI


Training Of Trainer (Based on SET)

TRAINER FOR TRAINER (Based On SET)

18 -19 Februari 2019

Sasaran Program

·          Memahami prinsip-prinsip belajar orang dewasa (experiential learning cycle).

·          Memahami kunci sukses keterampilan menjadi instruktur yang berhasil.

·          Melatih keterampilan Mengajar yang Efektif

Training Konten:

Berkaitan dengan sasaran program yang ingin dicapai, maka garis besar materi yang diberikan adalah sebagai berikut :

·          Preview Materi

·          Proses belajar orang dewasa

·          Sifat-sifat dasar instruktur yang berhasil

·          Metode-metode mengajar

·          Komunikasi efektif dan bahasa tubuh

·          Teknik Presentasi

·          Seni bertanya (The Art of Questioning)

·          Seni mengelola Diskusi

·          Teknik Demonstrasi / Role Play

·      Menangani situasi sulit

 

Silahkan Daftarkan diri anda : Registrasi Form Publik Training & Email ke lulu.syafaqoh@gmail.com / raniaida_18@yahoo.co.id

 


Training Of Trainer (Based on SET)

TRAINER FOR TRAINER (Based On SET)

18 -19 Februari 2019

Sasaran Program

·          Memahami prinsip-prinsip belajar orang dewasa (experiential learning cycle).

·          Memahami kunci sukses keterampilan menjadi instruktur yang berhasil.

·          Melatih keterampilan Mengajar yang Efektif

Training Konten:

Berkaitan dengan sasaran program yang ingin dicapai, maka garis besar materi yang diberikan adalah sebagai berikut :

·          Preview Materi

·          Proses belajar orang dewasa

·          Sifat-sifat dasar instruktur yang berhasil

·          Metode-metode mengajar

·          Komunikasi efektif dan bahasa tubuh

·          Teknik Presentasi

·          Seni bertanya (The Art of Questioning)

·          Seni mengelola Diskusi

·          Teknik Demonstrasi / Role Play

·      Menangani situasi sulit

 

Silahkan Daftarkan diri anda : Registrasi Form Publik Training & Email ke lulu.syafaqoh@gmail.com / raniaida_18@yahoo.co.id

 


XL – Analytical Squad

XL AXIATA – ANALYTIC SQUAD

Placement in function:  

  • Marketing Analytic
  • IT Analytic

Requirements:

  • Fresh graduate or max 2 years experience

  • Bachelor degree from information system / information technology/ computer science

  • Have good knowledge and skill in R / SQL / Phyton

Compensation and Benefits:

  • Direct Hiring by PT. XL Axiata, Tbk
  • Competitive Basic salary
  • Medical Allowance
  • Transportation Allowance
  • Communication Allowance
  • THR
  • Other benefit based on company regulation

Send your application to xlmillennial@aidaconsultant.com or xlmillennial@gmail.com with subject: analytic

Any question, please send to +62878 2526 1771 Desi or +62896 4423 4904 (WhatApps Only)

XL’s Recruitment Partner

AIDA CONSULTANT


Millennial Development Program

XL AXIATA – MILLENNIAL DEVELOPMENT PROGRAMXL AXIATA – MILLENNIAL DEVELOPMENT PROGRAM

Development program for fresh graduates before entering professional worklife (1 year development).

Placement in 3 function:1. Information Technology (IT) 2. Analytic 3.Marketing

Requirements:

  • Maximum 23 years old (Bachelor degree min GPA 3,0) or 25 years old (master degree min GPA 3,5) from reputable university
  • Major : Business & Management, Computer Science, Digital Marketing, Computer Engineering, Information Engineering, Information System, Industrial Engineering, Marketing, Communication, Statistics, Mathematics,
  • Have significant achievement / leadership role experience / social contribution experience
  • Agile, broad knowledge and insight, technology up date and digital savvy millennials

Compensation and Benefits:

  • Pocket Money for 12 months development
  • Medical & telecommunication allowances
  • Leadership & self development program
  • Coaching & mentoring
  • Involvement in Company projects

Test Location:- Jakarta User Interview by Video Conference or Face to face

Send your application to xlmillennial@aida-consultant.com or xlmillennial@gmail.com with subject: target position

Any question, please send to +62878 2526 1771 Desi (WhatApps Only)
Service Provide by AIDA CONSULTANT


SUSAN BOYLE, A LESSON LEARNED IN TALENT MANAGEMENT

SUSAN BOYLE, SEBUAH PELAJARAN MANAJEMEN TALENTA

Susan Boyle tampil menghebohkan di acara Britain’s Got Talent. Sebuah reality show yang ditayangkan di media televisi Inggris dengan tujuan untuk mencari penyanyi berbakat dari populasi masyarakat umumnya. Melalui acara tersebut, Susan Boyle telah menarik perhatian dunia. Susan Boyle menjadi sensasi semalam.

Susan adalah pekerja amal 47 tahun yang tinggal bersama kucing di sebuah desa kecil di Skotlandia.  Tidak ada yang istimewa pada penampilannya. Begitu ia berjalan di atas panggung acara Britain’s Got Talent, penonton mulai sinis dan mengalihkan mata mereka dari panggung.  Simon Cowell, pembawa acara yang terkenal dengan komentar sinismenya, bertanya kepadanya beberapa pertanyaan sebelum tampil, dengan gaya merendahkan, gaya khasnya yang terkenal itu.

Susan memang tampak seperti orang yang sangat biasa. Seperti orang kebanyakan. Seperti seseorang dari desa. Penonton, juri dan pemirsa TV di rumah sudah siap, bahkan berharap, melihat Susan Boyle untuk gagal.

Susan kemudian membuka mulutnya untuk menyanyi. Satu, dua, tiga.  Suaranya mulai mengalun.  Perlahan tapi pasti, semua penonton terperangah.  Mereka tertegun. Tidak mempercayai apa yang dilihat dan didengarnya. Salah satu dari tiga hakim, Pierce Morgan kemudian mengatakan, ia telah mendengar “suara seorang malaikat.”

Susan adalah penyanyi luar biasa!

Tidak lama berlalu, para penonton langsung melompat. Mereka segera berdiri, menghayati seluruh lagu, dan bertepuk tangan. Video penampilan Susan di acara tersebut kemudian ditonton lebih dari 100 juta kali di YouTube.

Seluruh dunia terkesima.  Sebuah artikel di USA Today mencatat sejumlah alasan mengapa Susan awalnya dipandang sebelah mata. Penampilan awal telah membuat penonton tertipu.  Setelah terbukti ia mampu tampil dengan baik, berbagai emosi berkecamuk pada penonton dan Juri:  rasa bersalah, rasa malu, pembelaan, dan harapan.  Rasa bersalah karena telah menilai Susan akan gagal bahkan sebelum tampil. Rasa malu karena diawalnya telah merendahkan Susan, dan kini mendapati diri sendiri menikmati kualitas suara dan nyanyian Susan.  Pembelaan untuk menenangkan hati sendiri. Dan harapan agar Susan Boyle menjadi salah satu finalis terbaik.

Menurut Saya, peristiwa ini  menghadirkan pesan dan pelajaran yang baik bagi para manajer dan pemimpin di seluruh dunia.  Bahwa talenta tersedia di mana saja.

Susan seolah menjadi Cinderella, menciptakan sensasi dalam semalam.  Tetapi dalam perspektif program manajemen talenta, sesungguhnya kemampuan yang dimilikinya bukanlah transformasi semalam. Susan sudah berlatih menyanyi sejak ia berusia 12 tahun. Itu berarti, ia sudah melewatkan malam-malam bernyanyi seperti seperti diperagakannya di panggung Britain’s Got Talent selama 35 tahun atau setara dengan 10.000 kali latihan beryanyi.

Semua orang tahu pada hukum 10.000 kali latihan sebagaimana disebutkan Malcolm Gladwell dalam Outliers: The Story of Success.  Bahwa siapapun yang berlatih sebanyak 10.000 kali atau 10.000 jam, dalam bidang apapun, baik itu keterampilan di bidang musik, seni, olahraga, manajemen, bisnis, pendidikan, dan lain-lain akan menjadi sangat ahli dan profesional dalam bidang tersebut.

Dalam perspektif program manajemen talenta, untuk mencapai transformasi tersebut, Susan Boyle tidak melakukannya sendiri.

Setiap manusia yang lahir di muka bumi memiliki talenta.  Setiap manusia yang bergabung dalam suatu organisasi memiliki kekuatan.  Tantangannya adalah menemukan kekuatan tersebut dan membuat model bisnis untuk memastikan kontribusinya bagi kinerja organisasi. Lebih jauh bagaimana melakukannya, dapat Anda simak di Buku “Talent Management:  Mengembangkan SDM untuk mencapai Pertumbuhan dan Kinerja Prima” (Darmin Ahmad Pella dan Afifah Inayati) yang diterbitkan Gramedia.  (dap)

Untuk video Susan Boyle di YouTube, kunjungi


PARADIGM IN RECRUITMENT

PARADIGMA “MENCARI ANJING HILANG” DALAM PROSES REKRUTMEN

Ketika Anda merekrut, apakah Anda menggunakan paradigma “mencari anjing hilang”?

Seseorang yang memelihara anjing suatu kali kehilangan anjing kesayangannya. Putus asa mencari ke sekeliling rumah, ia tak menemukannya.  Berharap menemukan anjingnya segera, ia kemudian membuat pengumuman. “Anjing Hilang”. Tentu saja, ia akan menempelkan fotonya.  Ia kemudian menaruh poster anjing hilang tersebut di depan rumahnya. Ia berharap setiap orang yang lewat melihatnya. Kemudian mengenali anjingnya yang hilang.

Apa yang dimaksud melakukan rekrutmen dengan paradigma “mencari anjing hilang” di sini? Yaitu ketika organisasi mebuat iklan dan menempelkannya di website.  Mengumumkan bahwa organisasi membutuhkan karyawan, dan berharap pelamar lewat melihat iklan organisasi tersebut.

Selanjutnya:

  • bila kita menganggap bahwa manusia adalah aset utama dalam organisasi.
  • bila kita menganggap bahwa orang yang bagus tidak lewat dan melamar kepada organisasi kita.
  • bila kita menganggap bahwa orang yang bagus harus dikejar, dibuat tertarik, dirayu, dan dipengaruhi untuk bergabung dengan organisasi.

Apakah cara merekrut dengan “mencari anjing hilang” tersebut cocok untuk mendapatkan orang bagi organisasi?


PEABODY ENERGY: PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN SEPANJANG WAKTU

 

Peabody Energy yang di bursa saham New York Stock Exchange berkode BTU adalah perusahaan terbesar di dunia dalam bidang batubara. BTU berkontribusi sejumlah 10% bagi keberlanjutan listrik Amerika, dan 3% bagi listrik dunia.

Di Peabody, manajemen puncak terus-menerus melakukan continuous improvementsepanjang waktu. Manajemen secara konsisten memasukkan pola pikir pentingnya menghargai setiap detik waktu operasional. Manajemen memberikan pelatihan-pelatihan bagi karyawan untuk menunjukkan bagaimana perbaikan proses dalam hitungan menit dapat memberi sumbangan bagi kinerja final perusahaan di akhir tahun(bottom line profit).

Pertambangan batubara adalah bisnis yang sulit. Untuk sukses dalam bidang pertambangan batubara, dibutuhkan kekuatan, ketegaran, kemantapan, konsistensi dan perbaikan terus-menerus dalam sistem manajemen. Pertambangan batubara adalah bisnis berbasis komoditas dan membutuhkan dukungan kapital yang intensif. Pertumbuhan batubara umumnya berkisar 50-75% dari pertumbuhan GDP, namun saat ini di level dunia, akibat krisis ekonomi global, bisnis bergerak lebih lambat dan ada yang mengalami penurunan. Tahun lalu, permintaan terhadap batubara cenderung datar. Di beberapa lokasi, bahkan, permintaan batubara mengalami over supply.  Dalam analisis lingkungan industri, menggunakan pendekatan Five Forces Analysis, bisnis batubara berkompetisi dan saling bersubstitusi dengan tenaga nuklir dan mikro-hydro sebagai alternatif pembangkit listrik.

Pasar batubara sangat ketat. Lingkungan bisnis batubara berubah. Biaya energi yang naik turun. Ini semua menuntut perusahaan untuk proaktif melakukan perbaikan sebelum masalah semakin memburuk.

Apa yang dipraktekkan Peabody, persis sama dengan filosofi yang dimiliki para pimpinan puncak di perusahaan-perusahaan pemimpin pasar di berbagai industri. Setiap detik dan menit dari pekerjaan karyawan di lapangan, memiliki kaitan dengan penghematan dan pemborosan bagi poduktifitas dan kinerja final perusahaan. Dan untuk mencapai kondisi di mana setiap karyawan memberikan kontribusi bagi perbaikan proses bisnis perusahaan, maka perusahaan melakukan investasi untuk memperbaiki sistem manajemen strategik, sistem manajemen keuangan, sistem manajemen poemasaran, sistem manajemen operasional, dan sistem manajemen SDM di perusahaan. Pada akhirnya, oleh karena semua aktifitas dijalankan oleh SDM maka peningkatan kualitas, cara berpikir, integritas, kompetensi dan komitmen karyawan menjadi sangat penting

Sebagai contoh, bila di perusahaan pertambangan lain, para pengemudi hanya memikirkan mengantarkan batubara dari satu lokasi ke lokasi lain, Peabody telah menambahkan prosedur tersendiri dalam proses transportasi ini. Di Peabody, setiap pengemudi secara rutin mengecek kondisi tekanan bannya. Secara konsisten, pengemudi menurunkan kecepatan pada setiap tikungan tajam. Aktifitas beberapa menit ini terbukti berdampak pada perbaikan indikator lama tahan pakai, dan jumlah kerusakan ban. Secara keseluruhan, praktek yang terlihat kecil dan sederhana ini, telah berhasil menyumbang atau lebih tepatnya menghemat anggaran perusahaan 1,2 juta USD per tahun.

Lama sebelum penemuan mengenai hubungan antara gaya mengemudi dan biaya operasional tersebut benar-benar mengemuka, Peabody telah mengidentifikasi adanya kemungkinan kelangkaan stok dan suplai ban di pasar global. Dengan pola pikir antisipatif, Peabody bergerak cepat.

Peabody membuat rencana. Perusahaan segera berinisiatif membuat tim lintas fungsi untuk menganalisis penggunaan ban, praktek terbaik penghematan ban, serta proses penggunaan ban. Tim lintas fungsi berusaha mencari metode-metode menghemat penggunaan ban. Analisa tim membawa pada penemuan bahwa keausan ban sangat terkait dengan perilaku mengemudi cepat di tikungan, kurangnya tekanan ban, serta kondisi jalan. Scott Pearson, Direktur Process Improvement, meyakinkan perusahaan bahwa tiga faktor ini bisa dikendalikan (within control), dan solusi harus dibuat untuk mengatasinya.

Tim perbaikan lintas fungsi bertemu dengan manajer operasi di setiap lokasi tambang untuk mendiskusikan solusi. Sejumlah 19 rekomendasi kemudian dikeluarkan dalam rangka membuat ban berumur lebih lama. Perubahan-perubahan dilakukan. Hasilnya, terjadi perbaikan 16% lebih lama pada umur ban berukuran besar di seluruh proses operasi. Dengan biaya 16.000 s/d 30.000 USD per ban, karyawan telah membantu perusahaan berhemat 1,2 juta USD per tahun.

Pada kasus penghematan umur ban, di Peabody, memiliki pengemudi yang tahu betul apa hubungan antara perilakunya dalam mengemudi pada aspek biaya, telah membantu perusahaan menghemat pengeluaran ban 1,2 juta USD per tahun.

Penghematan ini nyata. Dan ini dimungkinkan karena perusahaan melakukan berbagai macam usaha untuk memintarkan pegawai. Penghematan dimungkinkan karena perusahaan membuat think tank team, transformation team, change management team yang mampu menghasilkan analisis masalah dan rekomendasi solusi. Setiap usaha kecil di level individu, bila dilakukan di semua proses produksi, akan menghasilkan dampak pada keuntungan perusahaan. Pada saat bersamaan, perusahaan pun memperkuat budaya continuous improvement di perusahaan (dap).


SHENHUA: INNOVATION OF MINING TECHNOLOGY

 

(CSE), adalah perusahaan yang bergerak di bisnis bidang tambang batubara, plus kereta, pelabuhan dan pembangkit tenaga listrik. Perusahaan yang terdaftar di Shanghai Stock Exchange dengan kode 601088 ini memiliki usaha produksi, pemrosesan, transportasi dan penjualan produk batubara. CSE memiliki saham di perusahaan batubara lain seperti Shendong, Zhunge’er, Wanli, dan Shengli.

Pada saat bersamaan CSE juga mengoperasikan jaringan kereta api Shuohuang, Shenshuo, Dazhun, Baoshen, dan Huangwan. Tidak hanya itu, CSE juga masuk ke bisnis pelabuhan dengan mengelola pelabuhan Huanghua dan dok batubara Shenhua Tianjin, sebagai pelabuhan pihak ketiga, termasuk didalamnya pelabuhan Qinhuangdao dan Tianjin untuk kebutuhan transportasi batubaranya.

Oleh karena bisnis batubara memiliki business boundary yang sangat lentur dengan bisnis penyediaan energi, CSE pun melakukan forward integration dengan memproses dan menjual energi. Pada Desember 2008, CSE telah mengontrol dan mengoperasikan 14 pembangkit listrik batubara dengan total kontribusi 6.993 Megawatt.

Didirikan tahun 2004, sebagai pemain terbesar kedua batubara di China, CSE memiliki 11.457 milyar ton cadangan batubara, dengan sumber daya sebesar 17.996 milyar ton. Wilayah operasinya yang luas meliputi China dan Asia Pasifik. Produksi pada tahun 2008 185,7 juta ton, sedangkan tahun 2009 mencapai 210 juta ton. Produksi bulanan Shenhua adalah 19.4 juta ton (Januari 2010), dengan penjualan 24,1 juta ton. Data tersebut menunjukkan peningkatan 10.2% YOY, dan 24,9% YOY, dimana penjualan sejumlah 1.2 juta ton merupakan penjualan ekspor.

Dalam rangka mencari solusi terkait masalah teknologi material, inovasi teknologi harus muncul sebagai jawabannya. Inovasi teknologi harus hadir untuk mendukung pertumbuhan yang cepat sekaligus ramah lingkungan dan berperspektif bisnis berkelanjutan.

Terobosan teknologi yang dilakukan Shenhua memberikan dampak ekonomis dan sosial.  Berdasarkan perhitungan statistik, inovasi teknologi di Shenhua telah mendatangkan tambahan keuntungan minimal RMB 600 juta, dalam satu tahun, hanya di tahun 2009.  Apa saja terobosan dan inovasi teknologi tersebut?

Pertama, teknik produksi dan konstruksi yang telah dimodernisasi. Si pertambangan Shendong, Shenhua melakukan penelitian mengenai implementasi  teknik konstruksi pertambangan yang cepat.  Berdasarkan penelitian tersebut, dibutuhkan hanya 10 bulan untuk  menyelesaikan konstruksi tambang Yuejialiang dengan rancangan kapasitas produksi 8 juta ton per tahun.  Teknik konstruksi cepat Shenhua ini kemudian menjadi rekor dunia baru konstruksi tambang bawah tanah berukuran extra luas (world record for the construction of an extra large size underground mine).

Dalam hal ini, Shenhua menjadi yang pertama dalam menciptakan teknologi menggunakan auxiliary tunnels dan multi-tunnels dalam lokasi kerja tambang untuk mendapatkan kecepatan pergerakan orang dan barang.  Shendong Halagou telah membangun tambang pertama di dunia, dengan kapasitas 10 juta ton, yang dapat mengakomodasi 100 orang.  Tambang Shendong telah mencapai level puncak kelas dunia dalam hal keamanan, perlindungan, dan efektifitas. Dampak ekonomis langsung dengan menggunakan aplikasi teknik konstruksi baru ini diperhitungkan mencapai pengurangan investasi sejumlah 16,3 Milyar Yuan dalam kurun tahun 2006-2008.  Bukti aplikasi teknologi ini mendatkan penghargaan berupa the First Prize of National Science and Technology Advancement Award.

Inovasi teknologi kedua yang dilakukan Shenhua adalah lokalisasi penelitian dan pengembangan peralatan-peralatan ekstraksi batubara (coal extraction). Shenhua Group telah menginisiasi beragam studi dengan berbasis pada multi-form critical technology.  Salah satu hasilnya adalah Shenhua berhasil memproduksi secara lokal seri peralatan pelindung hidrolik (hydraulic shields) dari ukuran 2,4 m sampai 6,3 m.  Peralatan ini kemudian  segera menjadi bagian dari usaha monopoli global bisnis peralatan tambang.  Peralatan ini menghasilkan terobosan penyelesaian masalah mesin. Shenhua melakukan pembelian pelindung hidrolik lokal tersebut, dan segera setelah diperhitungkan selama tiga tahun, 2006-2008, kerja keras ini telah berbuah penghematan investasi sejumlah RMB 6.6 Milyar pada peralatan tambang.  Di sisi lain, melalui inovasi teknologi yang berbuah produsi lokal peralatan pelindung hidrolik ini, Shenhua menciptakan pasar senilai RMB 10 Milyar untuk group perusahaannya.

Inovasi teknologi ketiga yang dilakukan Shenhua adalah penelitian dan aplikasi teknologi utilisasi batubara di pembangkit energi panas Shenhua.  Aplikasi teknologi memberikan dukungan tekonologi untuk pusat daya (power station) lokal 8- juta KW menggunakan batubara dari Shenhua sebagai bahan bakar yang bersih dan aman, dengan efisiensi pembakaran tinggi.  Dari sejak tahun 2006-2008, konsumsi batubara Shenhua telah meningkat 179 juta ton, yang menghasilkan dampak ekonomis RMB 138 juta.  Shenhua memposisikan dirinya sebagai penyedia batubara thermal tipe yang paling penting baik di China maupun dunia global.

Inovasi Teknologi sebagai Senjata Bersaing

Inovasi teknologi sebagaimana dilakukan Shenhua merupakan salah satu senjata bersaing. Selain melakukan strategi total low cost strategy, atau customer intimay, Shenhua juga telah menggunakan inovasi teknologi untuk mencapai product atau process leadership sebagai bagian dari strategi bersaingnya.

Melalui inovasi teknologi, Shenhua menciptakan tipe batubara thermal untuk mengalahkan produk kompetitor (outperform competitor). Dengan menciptakan teknologi baru dalam peralatan hydraulic shields, Shenhua menerapkan blue ocean strategy, karena berhasil menciptakan kondisi di mana persaingan terkait investasi hydraulic shields lama telah menjadi tak relevan. Dengan inovasi teknologi maupun proses bisnis, yang belum dapat disamai oleh perusahaan lain, suatu perusahaan menciptakan wilayah persaingan baru tanpa pesaing.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang inovatif dalam menghasilkan teknologi, serta produk dan jasa yang ditawarkan memiliki posisi untuk bersaing paling efektif di pasar (Hodgetts, Luthans, dan Slocum; 1999).

Inovasi teknologi yang dilakukan Shenhua berkontribusi pada kemampuannya untuk terus eksis dan memimpin pasar. Namun Shenhua hanya dapat melakukan inovasi teknologi, bila ia terbuka untuk mengkaji seluruh proses bisnis yang telah dilakukannya. Inovasi tidak dapat dicapai Shenhua ketika manajemen bersikap tertutup dan menganggap apa yang dilakukan perusahaan adalah yang terbaik. Untuk mampu berinovasi Shenhua harus terus-menerus memeriksa kembali bagaimana perusahaan mendapatkan, menggabungkan, dan menyemai, dan mendayagunakan informasi di antara berbagai departemen lintas fungsi. Fungsi manajemen puncak adalah memastikan bahwa setiap inovasi harus menghasilkan bisnis model dan memberikan nilai bagi perusahaan.

Siapa yang melakukan inovasi teknologi di perusahaan? Tentu saja manusia. The man behind the gun. Bisnis, yang penting adalah manusianya.

Di antara berbagai faktor yang menunjang keberhasilan bisnis perusahaan, atribusi terpenting keberhasilan jangka panjang perusahaan terletak pada manusia. Setiap perusahaan pemimpin pasar yang dikagumi di dunia memiliki penghargaan pada pribadi di dalam filosofi perusahaannya. Penghargaan pada pribadi yang memiliki kompetensi, komitmen dan integritas.

Agar terus-menerus memiliki kemampuan untuk menyemai inovasi di dalam perusahaan, manajemen puncak harus mengelola resource stocks dan integrative capability.

Resource stocks adalah kumpulan sumberdaya dan kapabilitas perusahaan yang terdiri dari sumber daya tangible hingga intangible (nirwujud), berupa teknologi, keuangan, hingga human capital (Verona, 1999; Grant, 1991).

Adapun integrative capability merupakan representasi kemampuan perusahaan secara spesifik dan konkret untuk mengambil, menyerap, dan menyatukan sumber pengetahuan internal dan eksternal, mengkonfigurasi dan rekonfigurasi basis sumberdaya perusahaan, dan mengerahkan sumberdaya perusahaan berdasarkan visi dan keputusan manajemen puncak yang berorientasi entrepreneurship (Eisenhardt and Martin, 2000; Cohen and Levinthal, 1990; Rumelt, 1987).

Intrapreneurship merupakan salah satu cara untuk merangsang inovasi dan kreativitas dalam organisasi. Melalui intrapreneurship, visi kewirausahaan karyawan dan manajer disalurkan, tidak dihambat, sehingga ia tidak keluar dan memilih melaksanakan gagasannya di tempat lain. Karyawan kreatif merupakan bibit-bibit intrapreneur di perusahaan. Dengan berbagai program, mereka dapat dipacu untuk memperluas kreativitas melebihi perbaikan metode yang biasa. Karyawan kreatif diberikan independensi untuk menangani proyek penelitian tertentu, diberi dana untuk memulai suatu perbaikan proses bisnis, memperbaiki bisnis unit, di bawah supervisi Direktur.

Artinya, bagi perusahaan, langkah bersaing awal adalah memastikan perusahaan memiliki sumberdaya dan kapabilitas dengan kualitas tertentu dan unik. Selanjutnya, perusahaan perlu memastikan bahwa perusahaan dan menggunakan integrative capabilitynya untuk kedalam penggunaan yang produktif dalam rangka mempercepat proses, memuaskan pelanggan, menurunkan biaya dan meningkatkan pendapatan.